Maling Motor di CISAUK Tangerang Babak Belur di Massa Warga ~ Detak Inspiratif | Berita dan informasi terkini Indonesia

Maling Motor di CISAUK Tangerang Babak Belur di Massa Warga

-
Satu Pelaku Curanmor di Massa Warga 

Hujan deras mengguyur Desa Cisauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 29 Maret 2025.  Di tengah derasnya air, seorang pria tergeletak telanjang di tanah, tubuhnya babak belur dan bersimbah darah.  Dia diikat dengan tali tambang ke tiang kayu sebuah bangunan semi permanen di tepi jalan raya.  Pria ini adalah salah satu dari dua pelaku curanmor yang gagal kabur.

Kisah ini bermula di area parkir McDonald’s Cisauk.  Dua orang pelaku, mengendarai sepeda motor Honda Beat merah, mencoba mencuri sepeda motor Scoopy milik seorang karyawan McDonald’s.  Aksi mereka diketahui oleh karyawan lain yang langsung berteriak, “Maling!”.

Teriakan itu menggagalkan rencana mereka.  Pelaku panik dan berusaha kabur, namun karyawan McDonald’s dan warga sekitar langsung mengejar.  Kejar-kejaran di tengah hujan pun terjadi.  Satu pelaku berhasil ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian, dekat Kantor Desa Suradita.  Amuk massa pun tak terhindarkan.  Pelaku dihajar hingga babak belur dan bersimbah darah sebelum akhirnya diikat dan dilucuti pakaiannya hingga telanjang bulat.  Warga menghubungi pihak kepolisian Polsek terdekat untuk mengamankan pelaku

Indika, seorang karyawan McDonald’s, menceritakan kejadian tersebut.  Ia mengatakan bahwa ini merupakan kasus curanmor kedua yang terjadi di area parkir McDonald’s dalam waktu seminggu.  Kejadian pertama mengakibatkan satu motor karyawan hilang.

Di tengah kondisi mengenaskan, pelaku yang tertangkap hanya bisa terbata-bata mengaku baru pertama kali melakukan pencurian dan diajak oleh temannya.  Namun, luka-luka dan amukan massa yang dialaminya menjadi bukti nyata atas tindakannya.

Kejadian ini menyoroti keresahan warga akan maraknya aksi curanmor dan sekaligus menggambarkan reaksi spontan masyarakat yang terkadang melampaui batas hukum.  Meskipun rasa amarah warga terhadap pelaku kejahatan dapat dimengerti, tindakan main hakim sendiri tetaplah tindakan yang melanggar hukum dan berpotensi menimbulkan masalah hukum baru.  Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya penegakan hukum yang tegas dan adil, serta perlunya masyarakat untuk lebih bijak dalam menghadapi pelaku kejahatan.



Writer Riendr 

Editor Van Gan 


Mungkin Juga Menarik ×

VIDEOS
PERISTIWA
Hukum Kriminal
Olahraga

 
Atas
Night Mode